Sabtu, 09 Juli 2011

"Cikal",Kendaraan Irit BBM


Lomba kendaraan irit BBM Shell Eco Marathon (SEM) Asia 2011,di gelar di sirkuit Sepang Malaysia,Indonesia mendapat pujian Peter Voser,CEO Royal Dutch Shell.

Kendaraan irit BBM ini diberi nama "Cikal",yang merancang adalah Mahasiswa ITB Bandung,Peter Voser memuji desain "Cikal" yang bentuk fisiknya sama seperti bentuk mobil pada umumnya.

"Kendaraan irit BBM ini di rancang dengan memakai mesin sepeda motor yang telah di modifikasi"jelas Iwan Suminar yang merupakan ketua Tim Cikal Nusantara.

Berikut spesifikasi dari 10 kendaraan hemat
BBM ini
Kendaraan dari UI
1. Garuda Kesavha Evolution
Sasis: Semi monocoque
Bodi: fiberglass
panjang tinggi dan lebar: 273 cm, 80 cm dan
80 cm
wheelbase: 187 cm
berat tanpa pengemudi: 50 kg
rim: 14 inci
mesin: Suzuki Smash Titan 115 cc
Bahan bakar: bensin
Target di SEM: 1.000 km per liter
2. Kalabia (Nama diambil dari bahasa Papua
yang artinya Hiu)
Sasis: Semi monocoque
Bodi: fiber/akrilik
panjang tinggi dan lebar: 248 cm,120 cm dan
123 cm
wheelbase: 148 cm
berat tanpa pengemudi: 120 kg
rim: 14 inci
mesin: Shogun 125 cc
Bahan bakar: bensin
Target di SEM: 500 km per liter
Kendaraan dari UGM
1. Semar Prototype
Sasis: Aluminium
Bodi: fiberglass
panjang tinggi dan lebar: 300 cm, 70 cm dan
110 cm
wheelbase: 160 cm
berat tanpa pengemudi: 50 kg
rim: 14 inci
mesin: 4 langkah, 1 silinder 90 derajat, 110 cc
Bahan bakar: bensin
Target di SEM: di atas 280 km per liter
2. Semar Urban
Sasis: Aluminium
Bodi: fiberglass
panjang tinggi dan lebar: 250 cm, 110 cm dan
125 cm
wheelbase: 137,5 cm
berat tanpa pengemudi: 100 kg
rim: 14 inci
mesin: 4 langkah, 1 silinder 100 cc
Bahan bakar: bensin
Target di SEM: 300 km per liter
Kendaraan dari ITB
1. Cikal Nusantara
Sasis: Aluminium
Bodi: serat karbon
panjang tinggi dan lebar: 250 cm, 110 cm dan
128 cm
wheelbase: 100 cm
berat tanpa pengemudi: 150 kg
rim: 16 inci
mesin: ICE 110 cc
Bahan bakar: bensin
Target di SEM: 100 km per liter
2. Rakata
Sasis: Full monocoque
Bodi: serat karbon
panjang tinggi dan lebar: 280 cm, 56 cm dan
77 cm
wheelbase: 104 cm
berat tanpa pengemudi: 60 kg
rim: 17 inci
mesin: 125 cc
Bahan bakar: etanol
Target di SEM: 600 km per liter
Kendaraan dari ITS
1. Sapu Angin 3
Sasis: Aluminium custom
Bodi: fiberglass/polyurethan foam
panjang tinggi dan lebar: 260 cm, 112 cm dan
125 cm
wheelbase: 150 cm
berat tanpa pengemudi: 90 kg
rim: 17 inci
mesin: Honda Revo 110 cc
Bahan bakar: bensin
Target di SEM: 300 km per liter
"Kami sudah memperbaiki dari sisi elektronik
dan berat kendaraan, sehingga kami
harapkan nanti kami mendapat angka yang
lebih baik," ujar team Manager ITS Anditya
Yudhistira.
2. Sapu Angin 4:
Sasis; aluminium
bodi: fiberglass/polyurethan foam
panjang tinggi dan lebar: 260 cm, 112 cm dan
125 cm
wheelbase: 150 cm
berat tanpa pengemudi: 90 kg
rim: 17 inci
mesin: Mesin diesel 210 cc
Bahan bakar: solar
Target di SEM: 300 km per liter

"Ini satu-satunya mobil dari tim Indonesia
yang memakai bahan bakar solar. Kami
sudah melakukan perbaikan dari kestabilan
dan titik berat yang merata," ujar Team
Manager Eko Hardianto.
3. Sapu Angin 5
Sasis: Aluminium
Bodi: fiberglass/polyurethane foam
panjang tinggi dan lebar: 280 cm, 60 cm dan
108 cm
wheelbase: 149 cm
berat tanpa pengemudi: 40 kg
rim: 21 inci
mesin: Mesin Paijo 90 cc yang dikembangkan
sendiri oleh mahasiswa ITS
Bahan bakar: bensin
Target di SEM: 1.500 km per liter, di SEM
2010 mencapai 234 km per liter.
"Unit controlnya sudah diperbaiki dan
masalah kestabilan dipecahkan dengan
menambah turning radius," ujar Team
Manager Rahmad Hidayat.


Kendaraan dari Politeknik Negeri
Pontianak (Polnep)
Sasis: st42
Bodi: fiberglass
panjang tinggi dan lebar: 312 cm, 70 cm dan
108 cm
wheelbase: 203,5 cm
berat tanpa pengemudi: 42,4 kg
rim: 16 inci
mesin: SOHC 4 langkah 35 cc
Bahan bakar: bensin
Target di SEM: 1.500 km per liter

0 komentar:

Posting Komentar